PEMIKIRAN DALAM MENDAPATKAN PENGHASILAN
Realita Hidup
Kebutuhan hidup “sangat banyak” dari kebutuhan “pendidikan, wisata, sandang pangan, dan papan”. Kehidupan terus berjalan “pengeluaran atau biaya untuk kebutuhan sehari hari itu pasti dibutuhkan”,
akan tetapi “resiko tidak mendapatkan penghasilan selalu menghantui” seperti PHK sangat mungkin terjadi.
akan tetapi “resiko tidak mendapatkan penghasilan selalu menghantui” seperti PHK sangat mungkin terjadi.
Dengan kata lain “pengeluaran itu pasti” , akan tetapi “’pendapatan itu bisa = 0’ atau tidak ada
pendapatan sama sekali”.
pendapatan sama sekali”.
Di Dunia Ini Ada Dua Pola pikir Dalam Mendapatkan Penghasilan Yaitu Pola pikir Umum Dan Pola Pikir
Sukses.
Sukses.
Pola Pikir Umum
Pola pikir umum atau kebanyakan orang berfikir untuk “menukarkan waktu dan tenaga dengan penghasilan” dan dari “penghasilan tersebut kemudian ditukarkan dengan rencana masa depan” seperti memenuhi kebutuhan hidup, wisata, biaya pendidikan, dll.
Pola Pikir Sukses
Pola pikir sukses (pemikiran yang dipikirkan oleh orang yang sukses) yaitu dia bekerja untuk “membangun aset” yang akan bekerja untuk dirinya “secara otomatis”. “ASET adalah sebuah sistem dimana tanpa kehadiran si pemilik akan tetap memberikan penghasilan bagi pemiliknya ( bekerja ataupun tidak aset akan memberikan hasil yang
dinamakan pasive income”
dinamakan pasive income”
Untuk mempermudah memahami silahkan play vidio dibawah ini
dan lihat sampai ahir.
dan lihat sampai ahir.
EMBRO DAN PIPO
untuk “membangun aset” dibutuhkan “kerja keras diawal” dibutuhkan “tenaga, waktu, investasi diawal terlebih dahulu”. proses membangun aset memang butuh “usaha
keras dan ketekunan diawal dan disitulah kesabaran dan kesungguhan kita diuji”.
keras dan ketekunan diawal dan disitulah kesabaran dan kesungguhan kita diuji”.
Perbedaan Dari Kedua Pola Pikir Tersebut
Seperti yang dijelaskan dalam ilustrasi diatas “perbedaan dari kedua pola pikir ini adalah tujuan dalam bekerja”. Orang dengan “pola pikir umum bekerja tujuannya untuk mendapatkan uang
kemudian dibelanjakan”, tetapi “orang dengan pola pikir sukses uang yang didapat dari hasil bekerja diinvestasikan lagi untuk membangun aset atau pipa kekayaan baru” kemudian hasil dari aset
tersebut yang dibelanjakan.
kemudian dibelanjakan”, tetapi “orang dengan pola pikir sukses uang yang didapat dari hasil bekerja diinvestasikan lagi untuk membangun aset atau pipa kekayaan baru” kemudian hasil dari aset
tersebut yang dibelanjakan.
orang pola pikir umum jika “tidak bekerja” maka “tidak dapat penghasilan” dan “rencana masa depannya kemungkinan besar bisa tidak terpenuhi”
orang pola pikir sukses jika “tidak bekerja” maka “tetap dapat penghasilan dari aset yang dibangunnya” dan “rencana masa depannya kemungkinan besar bisa tetap terpenuhi” dengan membangun aset suatu hari anda tidak
bekerja maka aset itu yang akan bekerja untuk anda
bekerja maka aset itu yang akan bekerja untuk anda
ketika sakit, berusia lanjut bahkan meninggal dunia. aset yang telah dibangunnya akan menjadi sumber
penghasilan yang akan terus mengalir menghidupi keluarga dan memenuhi biaya masa depannya.
Anda mau yang mana? Itu pilihan anda. Seperti apa anda kedepan tergantung pola pikir anda hari ini.
penghasilan yang akan terus mengalir menghidupi keluarga dan memenuhi biaya masa depannya.
0 komentar:
Posting Komentar